Halo, para wisatawan yang tengah mengagumi pesona Indonesia!
Candi di Boyolali

Source jadwaltravel.com
Halo, para penjelajah sejarah! Boyolali punya suguhan istimewa buat kalian yang gemar menjelajahi bangunan kuno. Salah satu kekayaan Boyolali adalah candi-candi yang menyimpan cerita masa lampau. Penasaran? Yuk, kita jelajahi bersama!
1. Candi Lawang
Source joglosemarnews.com
Candi Lawang menjadi gerbang utama menuju komplek Candi Sari. Bangunan ini bercorak Hindu dan memiliki denah dasar persegi dengan atap susun bergaya piramida. Bagian tengah candi terdapat sebuah relung yang dipercaya sebagai tempat pemujaan Dewa Siwa. Tak hanya itu, candi ini juga dihiasi aneka relief yang memikat.
2. Candi Sari
Source www.solopos.com
Bersebelahan dengan Candi Lawang, berdiri gagah Candi Sari yang berukuran lebih besar. Bangunan ini diperkirakan dibangun pada abad ke-8 Masehi. Candi Sari memiliki denah dasar bujur sangkar dengan sebuah bilik di bagian tengah. Dinding-dinding candi dihiasi relief-relief yang menggambarkan kisah Ramayana dan kehidupan masyarakat pada zaman dahulu.
3. Candi Asu
Source joglosemarnews.com
Tak jauh dari Candi Sari dan Candi Lawang, terdapat Candi Asu yang diperkirakan dibangun pada abad ke-10 Masehi. Candi ini memiliki bentuk yang unik, yaitu menyerupai seekor anjing yang sedang duduk. Di bagian depan terdapat sebuah relung yang kemungkinan besar menjadi tempat pemujaan. Candi Asu menjadi bukti perpaduan budaya Hindu dan Buddha yang berkembang di masa lampau.
4. Candi Marga
Source katadata.co.id
Berlokasi di Desa Marga, terdapat Candi Marga yang menjadi peninggalan Kerajaan Mataram Kuno. Candi ini berukuran kecil dan memiliki denah dasar persegi dengan sebuah bilik di bagian tengah. Dinding candi dihiasi oleh relief-relief yang menggambarkan kehidupan manusia pada zaman dahulu. Di sekitar candi juga ditemukan arca-arca yang saat ini disimpan di Museum Ronggowarsito.
5. Candi Watu Genuk
Source www.solopos.com
Candi Watu Genuk terletak di Desa Ngargosari yang berjarak sekitar 25 kilometer dari pusat kota Boyolali. Candi ini memiliki bentuk yang sangat unik, yaitu menyerupai sebuah stupa. Terdapat sebuah bilik di bagian tengah yang kemungkinan besar digunakan untuk menyimpan arca. Candi Watu Genuk menjadi salah satu candi tertua di Boyolali yang masih berdiri hingga saat ini.
Boyolali, sebuah kabupaten di Jawa Tengah, menyimpan kekayaan sejarah dan budaya yang tidak boleh dilewatkan. Salah satu daya tarik utamanya adalah candi-candi yang tersebar di berbagai penjuru wilayah ini. Dari sekian banyak candi, ada satu yang menjadi primadona, yaitu Candi Lawang Wentar yang menawan.
Candi Lawang Wentar
Candi Lawang Wentar terletak di Desa Gedangan, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali. Candi ini diperkirakan dibangun pada abad ke-10 Masehi dan merupakan salah satu candi Hindu tertua di Jawa Tengah. Yang membuat Candi Lawang Wentar unik adalah gerbangnya yang lebar dan tinggi. Gerbang ini dipercaya sebagai pintu masuk ke sebuah kerajaan yang hilang.
Ketika memasuki halaman candi, pengunjung akan disambut oleh sebuah bangunan utama yang berbentuk persegi empat. Bangunan ini memiliki atap piramida berundak dan dihiasi dengan relief-relief yang menggambarkan kisah Ramayana. Di dalam bangunan utama, terdapat sebuah altar yang digunakan untuk meletakkan sesajen atau persembahan. Selain bangunan utama, di halaman candi juga terdapat beberapa candi kecil yang berfungsi sebagai tempat pemujaan.
Keunikan lain dari Candi Lawang Wentar adalah adanya sebuah kolam yang terletak di sebelah barat candi. Kolam ini dipercaya memiliki khasiat untuk menyembuhkan penyakit. Banyak pengunjung yang datang ke candi ini untuk berendam di kolam dan berharap bisa sembuh dari penyakit yang dideritanya.
Candi Lawang Wentar tidak hanya memiliki nilai sejarah dan budaya, tetapi juga menawarkan keindahan alam yang menawan. Candi ini dikelilingi oleh sawah dan perbukitan yang hijau. Pengunjung dapat menikmati pemandangan yang indah sambil menikmati suasana yang tenang dan damai.
Candi di Boyolali: Pesona Sejarah dan Arsitektur yang Tersembunyi
Source jadwaltravel.com
Kabupaten Boyolali menyimpan harta karun sejarah dan budaya yang memesona, salah satunya adalah candi-candi kuno yang tersebar di beberapa wilayah. Di antara candi-candi tersebut, Candi Sari menjadi salah satu yang menarik perhatian para pecinta sejarah dan arkeologi. Candi yang terletak di Desa Candisari, Kecamatan Nogosari ini menyuguhkan keunikan dan pesona yang sayang untuk dilewatkan.
Candi Sari: Legenda Ramayana yang Terukir
Candi Sari merupakan salah satu candi Hindu yang didirikan pada masa Kerajaan Mataram Kuno sekitar abad ke-8 Masehi. Candi ini memiliki bentuk yang cukup sederhana, namun menyimpan relief-relief yang indah dan sarat makna. Relief-relief ini menceritakan kisah legenda Ramayana yang sangat terkenal dalam mitologi Hindu. Penggambaran tokoh Rama, Sinta, dan Rahwana sangat detail dan ekspresif, sehingga seolah-olah menceritakan kisah ini secara langsung kepada para pengunjung.
Selain relief Ramayana, Candi Sari juga dihiasi dengan motif-motif lainnya seperti dewa-dewa Hindu, hewan-hewan, dan tumbuhan. Keindahan relief-relief ini menjadi bukti kehebatan para seniman pada masa itu. Setiap goresan pahatan seolah memiliki nyawa dan membawa kita seolah masuk ke dalam dunia Ramayana yang penuh intrik dan petualangan.
Candi Sari tidak hanya menjadi tempat ibadah pada zaman dahulu, tetapi juga berfungsi sebagai tempat pertunjukan seni dan budaya. Hal ini terlihat dari adanya bilik-bilik di dalam candi yang diduga digunakan untuk pertunjukan seni tari atau musik. Keberadaan candi ini menunjukkan bahwa masyarakat pada masa Kerajaan Mataram Kuno sangat menjunjung tinggi seni dan budaya.
Jadi, jika Anda sedang mencari destinasi wisata sejarah yang menarik dan sarat akan nilai seni, Candi Sari di Boyolali adalah pilihan yang tepat. Candi ini tidak hanya akan membawa Anda ke masa lalu, tetapi juga akan memberikan pengalaman tak terlupakan tentang kehebatan peradaban masa lampau.
Candi di Boyolali: Jelajahi Situs Bersejarah yang Tersembunyi
Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, menyimpan banyak sekali harta karun sejarah yang menanti untuk dijelajahi. Salah satu yang paling terkenal adalah Candi Boto, sebuah monumen Buddha yang mengingatkan pada megahnya Candi Borobudur. Namun, tunggu dulu! Masih banyak candi-candi lain di Boyolali yang tak kalah menarik, siap memikat Anda dengan pesona kuno mereka.
Candi Boto: Duplikat Candi Borobudur
Jika Anda pernah mengagumi keagungan Candi Borobudur, bersiaplah untuk terpesona oleh Candi Boto. Candi ini menampilkan stupa-stupa kecil yang berderet rapi, mengingatkan pada saudara tuanya yang lebih terkenal. Desain yang serupa ini menjadikan Candi Boto sebuah tujuan wisata yang wajib dikunjungi bagi penggemar sejarah dan arsitektur.
Candi Cetho: Dibangun di Lereng Gunung Lawu
Terletak di lereng Gunung Lawu yang menjulang tinggi, Candi Cetho adalah sebuah candi Hindu yang dibangun pada abad ke-15. Struktur candi yang unik ini dibangun dari batu andesit dan menampilkan relief-relief yang menggambarkan kisah-kisah Ramayana. Candi Cetho menawarkan pemandangan panorama yang menakjubkan, menjadikan kunjungan ke sini menjadi pengalaman yang tak terlupakan.
Candi Sambi Sari: Tersembunyi di Sawah
Berbeda dengan kebanyakan candi yang berdiri tegak di atas bukit, Candi Sambi Sari justru tersembunyi di tengah sawah yang subur. Candi Buddha ini memiliki sebuah kolam besar di depannya, menciptakan suasana yang begitu damai. Nikmatilah suasana tenang di Candi Sambi Sari sambil mengagumi ukiran-ukiran yang rumit pada dindingnya.
Candi Sari: Legenda Seputar Asal Usulnya
Menurut legenda, Candi Sari dibangun oleh seorang putri Cina yang ditolak cintanya oleh seorang pangeran Jawa. Patah hati, sang putri membangun candi ini sebagai pengingat kisah cinta mereka yang tragis. Candi Sari terkenal dengan arsitektur yang indah dan suasana yang mistis, menarik banyak pengunjung yang penasaran dan peziarah spiritual.
Candi Kedung Jurang: Dihiasi Relief Buddha
Candi Kedung Jurang terletak di sepanjang Sungai Kedungjurang yang mengalir deras. Candi Hindu ini menampilkan relief-relief indah yang menggambarkan Buddha dan dewa-dewi Hindu. Nikmati keindahan Candi Kedung Jurang sambil menghirup udara segar dari sungai di dekatnya.
Candi Lawang: Peninggalan Kerajaan Majapahit
Candi Lawang terletak di tengah sawah yang luas. Candi Buddha ini dibangun pada masa Kerajaan Majapahit dan menampilkan patung Buddha yang terawat baik di dalam ruang utamanya. Candi Lawang menawarkan kesempatan untuk mundur ke masa lalu dan membayangkan kehidupan di Jawa kuno.
Jelajahi pesona Indonesia yang kaya melalui situs jalansolo.com!
Kami mengajak Anda untuk membagikan artikel-artikel kami kepada keluarga, teman, dan kolega Anda. Setiap artikel memberikan wawasan mendalam tentang destinasi wisata tersembunyi, budaya yang menarik, dan pengalaman perjalanan yang tak terlupakan di Indonesia.
Jangan lewatkan artikel-artikel menarik lainnya yang akan membuka mata Anda terhadap keindahan tersembunyi negeri ini. Dari berlayar ke Raja Ampat hingga mendaki ke Rinjani, kami memiliki semua yang Anda butuhkan untuk merencanakan petualangan Indonesia yang luar biasa.
Bagikan artikel kami dan sebarkan pesona Indonesia kepada dunia!
Kunjungi jalansolo.com hari ini dan mulailah menjelajahi keindahan Indonesia yang tiada tara.